er Kedudukan pendidik dalam pendidikan Islam | Pendidikan Guru TK - Guru Taman Kanak Kanak

Kedudukan pendidik dalam pendidikan Islam


Pendidik adalah bapak rohani (spiritual father) bagi peserta didik, yang memberi santapan jiwa dengan ilmu, pembinaan akhlak mulia, dan meluruskan prilakunya yang buruk.[1] Oleh karena itu, anggapan  tentang kedudukan pendidik, Islam sangatlah menghormatinya karena peranannya yang selalu berkaitan dengan ilmu dan Islam amat menghargai ilmu. Dalam hadis-hadis yang dikutip Asma Hasan Fahmi yang menjelaskan pentingnya kedudukan pendidik adalah:[2] 
1.Tinta para ulama adalah lebih baik dari darah para syuhada.
      2. Sesungguhnya orang alim akan melebihi seorang yang beribadat yang berpuasa dan menghabiskan waktu  malamnya beribadat dan sembahyang, bahkan ia akan melebihi orang yang berperang di jalan Allah.
     3. Apabila meninggal seorang alim terjadilah kekosongan dalam Islam yang tidak dapat ditimbun kecuali seorang alim menempatinya.
Abdul Mujib dan Jusuf Mudzakkir mengutip Al-Syawki yang bersyair tentang kedudukan pendidik yang berbunyi:
ﻗﻢ ﻟﻟﻣﻌﻟﻡ ﻭﻓﻪ ﺍﻟﺗﺑﺟﻳﻝ ﻛﺍ ﺩ ﺍﻟﻣﻌﻟﻡ ﺍﻦ ﻳﻛﻭﻦ ﺭﺳﻭﻻ                           
 Artinya: “ berdiri dan hormatilah guru dan berilah penghargaan, seorang guru itu hampir saja merupakan Rasul.”[3]
            Adapun pendapat Al-Ghazali sebagaimana yang dikutip oleh Asma Hasan Fahmi yang menjelaskan kedudukan tinggi ini dengan ucapannya sebagai berikut: “maka seseorang yang alim maumengamalkan apa yang telah diketahuinya, maka ialah yang dinamakan dengan seorang besar di semua kerajaan langit. Dia seperti matahari yang menerangi alam-alam yang lain, dia mempunyai cahaya dalam dirinya, dan dia adalah seoerti minyak wangi yang mewangikan orang lain, karena ia memang wangi.[4]  Andaikata dunia tidak ada pendidik, niscaya manusia seperti binatang, sebab: “pendidikan adalah upaya mengeluarkan manusia dari sifat kebinatangan (baik binatang buas maupun binatang jinak) kepada sifat insaniyah dan ilahiyah.”[5]  

            Dari wacana di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidik dalam pendidikan Islam memperoleh martabat yang tinggi. Walau demikian Islam juga memberi peringatan bagi para pendidik sebagaimana hadis yang dikutip oleh Zakiah Daradjat  bahwa Nabi Muhammad Saw. bersabda yang artinya: “barang siapa saja ditanya tentang ilmu kemudian menyimpan ilmunya (tidak mengajarkan) maka Allah Swt. akan mengekang dia dengan kekangan api merah di akhirat.”[6]


[1]Ibid., hlm. 88.
[2] Asma Hasan Fahmi, Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1979), cet. I, hlm. 165.
[3] Abdul Mujib dan Jusuf Mudzakkir, Op.cit., hlm. 89.
[4] Asma Hasan Fahmi, Op.cit.
[5] Abdul Mujib dan Jusuf Mudzakkir, Op.cit.
[6] Zakiah Daradjat, Op.cit., hlm. 40.
 shareseriale
            

0 komentar:

Posting Komentar